Jumat, 23 Desember 2011

Metode pembentukan akhlak siswa Di sdit al-madinah kebumen Tahun 2007/2008

Undergraduate Theses from JTPTIAIN / 2011-03-09 14:24:02 Oleh : Fitri (3104003), Fakultas Tarbiyah IAIN WalisongoDibuat : 2009-1-9, dengan 1 file

Keyword : pembentukan akhlak, sdit al-madinah ,kebumen
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan metode yang diterapkan para guru PAI dalam pembentukan akhlak siswa di SDIT Al-Madinah Kebumen.

Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Data-data penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi, interview serta dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka.

Sebagai hasil penelitian ini pendidikan akhlak pada siswa sangat penting, karena pendidikan akhlak adalah usaha yang dilakukan dengan sadar untuk menanamkan keyakinan dalam lubuk hati seseorang, guna mencapai tingkah laku yang baik dan terarah serta menjadikan sebagai suatu kebiasaan baik menurut akal dan syara’, dan pelaksanaan pembentukan akhlak siswa perlu adanya metode-metode, yaitu: a) metode keteladanan merupakan cara pembentukan akhlak siswa dengan contoh-contoh nyata baik secara langsung maupun tidak langsung; 2) metode pembiasaan, dimaksudkan untuk melatih siswa agar terbiasa melakukan hal-hal yang baik, seperti rajin ibadah, disiplin, berkata sopan, dan lain-lain; 3) metode nasehat, merupakan cara untuk menanamkan akhlak ke dalam jiwa siswa dengan menggunakan cerita, memberi pengertian melalui bahasa yang halus dan sopan serta mudah diterima oleh siswa; 4) metode perhatian atau pengawasan, dimaksudkan ada pengontrol terhadap tingkah laku siswa sehari-hari; 5) metode hukuman dan penghargaan, digunakan untuk memotivasi siswa agar selalu bersikap baik terhadap dirinya, teman, terlebih terhadap guru. Selain itu siswa disiplin dan bertanggungjawab atas apa yang dilakukan. Di samping itu memberikan penghargaan bagi siswa yang berprestasi baik secara akademik, maupun perilaku keseharian. Pelaksanaan metode pembentukan akhlak siswa di SDIT Al-Madinah Kebumen sudah berjalan dengan baik, terbukti dari akhlak atau budi pekerti yang ditunjukkan para siswa baik kepada guru dan teman-teman mereka, kemampuan siswa shalat berjama'ah, menghafal surat pendek, do'a harian dan membiasakannya dalam setiap kegiatan, meskipun belum semua menunjukkan hal tersebut tetapi sebagian besar sudah dapat berakhlak baik sesuai dengan harapan yang ingin dicapai.

Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam metode pembentukan akhlak siswa, perlu adanya kesadaran dan tanggungjawab bersama antara guru, orangtua dan masyarakat secara umum. Dengan adanya kerjasama yang sinergi dengan elemen tersebut, diharapkan akan terbentuk generasi yang berwawasan Iptek dan berlandasan Imtaq.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar